Hirocademy - Education For The Future

Breaking

Monday, October 5, 2026

Sil Katup (Valve Seal): Fungsi, Gejala Kerusakan, dan Cara Mengatasinya

October 05, 2026 0
Sil Katup (Valve Seal): Fungsi, Gejala Kerusakan, dan Cara Mengatasinya

Sil Katup (Valve Seal): Fungsi, Gejala Kerusakan, dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda mendapati knalpot kendaraan mengeluarkan asap putih tipis saat mesin baru dinyalakan di pagi hari? Atau mungkin Anda heran mengapa volume oli mesin mendadak sering berkurang padahal tidak terlihat ada bercak tetesan oli sama sekali di kolong kendaraan?

Kondisi ini tentu sangat mengganggu pikiran. Bayangan biaya perbaikan turun mesin (overhaul) yang mencapai jutaan rupiah seketika membuat dada terasa sesak. Banyak pemilik kendaraan langsung berpikiran buruk bahwa blok mesin mereka telah tergores atau piston kendaraan sudah jebol.

Namun, Anda tidak perlu panik terlebih dahulu. Masalah yang tampak menakutkan tersebut sering kali hanya disebabkan oleh komponen kecil seharga puluhan ribu rupiah bernama sil katup (valve seal). Mari kita bedah secara tuntas fungsi, gejala kerusakan, hingga solusi praktis merawat sil katup agar mesin kendaraan Anda tetap awet dan bertenaga.

Apa Itu Sil Katup (Valve Seal) dan Mengapa Komponen Ini Sangat Vital?

Sil katup, atau yang lebih populer dengan sebutan sil klep di kalangan mekanik, adalah komponen penyekat fleksibel yang terbuat dari bahan karet sintetis tahan panas tinggi (seperti viton atau fluororubber). Komponen ini terpasang rapi pada bagian atas valve guide di dalam kepala silinder (cylinder head).

Meski ukurannya relatif kecil dan posisinya tersembunyi di dalam jeroan mesin, peran sil katup sangat menentukan kesehatan ruang bakar. Tanpa komponen penyekat ini, oli pelumas yang bertugas melumasi mekanisme camshaft akan mengalir bebas tanpa hambatan ke bagian lain yang tidak seharusnya.

Fungsi Utama Sil Katup dalam Sistem Pembakaran

Fungsi paling mendasar dari sil katup adalah menyekat dan mencegah oli pelumas masuk ke dalam ruang bakar. Komponen ini memastikan oli tetap berada di area atas kepala silinder untuk melumasi pergerakan batang katup (valve stem).

Selain sebagai penyekat oli, sil katup juga berperan penting dalam menjaga kerapatan tekanan kompresi di dalam silinder. Kerapatan yang terjaga membuat campuran bahan bakar dan udara dapat terbakar secara sempurna tanpa terkontaminasi oleh partikel oli.

Terakhir, sil katup berfungsi membatasi jumlah oli yang melapisi batang katup agar tidak berlebihan. Pelumasan dalam jumlah yang presisi diperlukan agar batang katup dapat bergerak naik-turun dengan lancar tanpa timbul gesekan berlebih.

Gejala dan Ciri-Ciri Sil Katup Mengalami Kerusakan

Mengingat posisinya yang tertutup rapat di dalam kepala silinder, Anda tidak bisa mengecek kondisi fisik sil katup secara langsung tanpa membongkar mesin. Namun, kendaraan biasanya akan memberikan beberapa sinyal khas saat sil klep mulai aus atau getas.

1. Knalpot Mengeluarkan Asap Putih Saat Mesin Cold Start

Ciri paling umum dari kerusakan sil katup adalah munculnya asap putih kebiruan dari ujung knalpot saat mesin pertama kali dinyalakan di pagi hari (cold start).

Hal ini terjadi karena saat mesin dimatikan semalaman, sisa oli yang berada di kepala silinder merembes perlahan melewati sil katup yang sudah melar dan menumpuk di atas piringan katup.

Ketika mesin dihidupkan, oli yang menumpuk tersebut seketika ikut terbakar bersama campuran bahan bakar. Uniknya, asap putih ini biasanya akan menghilang dengan sendirinya setelah mesin beroperasi beberapa menit dan mencapai suhu kerja optimal.

2. Volume Oli Mesin Berkurang Secara Signifikan

Apakah Anda sering mendapati indikator dipstick oli berada di bawah batas minimum padahal tidak ada kebocoran fisik di luar mesin? Ini adalah indikasi kuat bahwa oli mesin Anda ikut terbakar di dalam ruang pembakaran.

Sil katup yang sudah mengeras tidak mampu lagi menyapu sisa oli pada batang katup secara maksimal. Akibatnya, oli ikut terhisap masuk saat piston melakukan langkah hisap (intake stroke).

3. Ujung Busi Cepat Kotor dan Berkerak Oli

Ciri kerusakan berikutnya dapat Anda ketahui saat membuka dan memeriksa kondisi busi kendaraan. Busi yang terus-menerus terpapar lelehan oli terbakar akan menunjukkan penumpukan kerak karbon hitam yang pekat dan basah di area elektroda.

Penumpukan kerak oli ini dapat mengganggu percikan api yang dihasilkan oleh busi. Dampaknya, pengapian kendaraan menjadi tidak stabil, mesin terasa pincang, dan sering mengalami misfire saat pedal gas dihentak.

4. Performa Mesin Menurun dan Bensin Lebih Boros

Ketika oli masuk dan ikut terbakar di dalam ruang bakar, kualitas proses pembakaran akan merosot tajam. Campuran udara dan bahan bakar menjadi tidak ideal karena terkontaminasi oleh senyawa oli mesin.

Penurunan kualitas pembakaran ini berujung pada merosotnya tenaga mesin atau yang sering disebut dengan istilah mesin ngempos. Untuk mempertahankan kecepatan, Anda secara tidak sadar akan menekan pedal gas lebih dalam yang akhirnya membuat konsumsi BBM menjadi jauh lebih boros.

Penyebab Utama Sil Katup Cepat Aus dan Mengeras

Memahami faktor pemicu kerusakan sil katup sangat penting agar Anda dapat melakukan langkah pencegahan sedini mungkin. Berikut adalah beberapa faktor utama yang menyebabkan sil katup cepat rusak:

Usia Pakai dan Kelelahan Material Karet

Sil katup terbuat dari bahan elastomer yang memiliki batas usia pemakaian tertentu. Seiring berjalannya waktu dan tingginya jam kerja mesin, fleksibilitas karet akan menurun hingga akhirnya berubah menjadi kaku, keras, dan retak-retak.

Paparan Suhu Panas Ekstrem (Overheating)

Suhu panas yang berlebihan merupakan musuh utama bagi seluruh komponen berbahan dasar karet. Jika mesin kendaraan Anda pernah mengalami overheating akibat gangguan pada sistem radiator, sil katup biasanya menjadi salah satu komponen pertama yang mengeras dan rusak.

Penggunaan Oli yang Tidak Sesuai dan Jarang Diganti

Oli mesin yang sudah terlewat masa pakainya mengandung banyak endapan kotoran dan senyawa asam sisa pembakaran. Zat asam ini dapat mengikis lapisan karet sil katup dan mempercepat proses pengerasan material.

Perbandingan Kerusakan: Sil Katup vs. Ring Piston

Banyak pemilik kendaraan terkecoh dan sulit membedakan antara gejala sil katup yang rusak dengan kerusakan pada ring piston. Padahal, dampak dan estimasi biaya perbaikan kedua komponen ini sangat jauh berbeda.

Berikut adalah tabel perbandingan untuk membantu Anda menganalisis gejala kerusakan kendaraan secara akurat:

Parameter Perbandingan Kerusakan Sil Katup (Valve Seal) Kerusakan Ring Piston
Kemunculan Asap Putih Dominan saat cold start (pagi hari), berkurang saat mesin panas Keluar terus-menerus dari knalpot, makin tebal saat rpm tinggi
Tekanan Kompresi Cenderung tetap stabil atau hanya turun sedikit Tekanan kompresi drop drastis pada silinder yang bermasalah
Karakter Asap Knalpot Asap tipis kebiruan dengan bau oli tipis Asap putih tebal dengan bau oli terbakar yang sangat menyengat
Tingkat Kesulitan Perbaikan Sedang (dapat dikerjakan tanpa bongkar blok bawah) Tinggi (harus pembongkaran mesin secara menyeluruh)
Estimasi Biaya Perbaikan Lebih terjangkau dan hemat waktu pengerjaan Lebih mahal karena butuh penggantian banyak komponen internal

Cara Mengatasi dan Biaya Penggantian Sil Katup

Jika kendaraan Anda positif mengalami gejala kerusakan pada sil katup, langkah perbaikan harus segera dilakukan agar oli tidak terus-menerus mencemari ruang bakar.

Metode Penggantian Sil Katup di Bengkel

Secara umum, terdapat dua cara yang biasa dilakukan oleh mekanik untuk mengganti sil katup yang rusak:

  • Metode Pelepasan Kepala Silinder (Cylinder Head Off): Kepala silinder dilepas sepenuhnya dari blok mesin. Metode ini memungkinkan mekanik untuk mengganti sil katup, membersihkan kerak karbon, serta melakukan skir klep agar dudukan katup kembali rapat.
  • Metode Tanpa Lepas Kepala Silinder (On-Engine Replacement): Menggunakan alat penekan per katup khusus (valve spring compressor) langsung di atas mesin. Cara ini jauh lebih praktis, cepat, dan menekan biaya pengerjaan.

Estimasi Biaya Perbaikan

Harga suku cadang sil katup sebenarnya tergolong sangat murah, yaitu berkisar antara Rp15.000 hingga Rp60.000 per buah tergantung dari merek dan tipe kendaraan. Namun, biaya keseluruhan akan didominasi oleh ongkos jasa bongkar pasang mekanik.

Untuk kendaraan sepeda motor, total biaya penggantian sil katup biasanya berkisar antara Rp150.000 hingga Rp350.000. Sedangkan untuk mobil, estimasi total biaya jasa dan suku cadang berkisar antara Rp800.000 hingga Rp2.500.000 tergantung pada jumlah katup dan tingkat kerumitan mesin.

Tips Efektif Merawat Sil Katup Agar Awet dan Tahan Lama

Mencegah kerusakan tentu jauh lebih bijak dan hemat dibanding harus melakukan perbaikan di bengkel. Anda dapat memperpanjang masa pakai sil katup dengan menerapkan beberapa langkah perawatan berikut:

  • Gunakan Oli Mesin Berkualitas: Selalu gunakan oli mesin dengan tingkat kekentalan (viscosity) yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan kendaraan Anda.
  • Disiplin Mengganti Oli Mesin: Gantilah oli mesin secara rutin sesuai jadwal atau jarak tempuh agar cairan pelumas bebas dari kontaminasi zat asam yang merusak karet.
  • Jaga Sistem Pendingin Mesin: Pastikan cairan coolant radiator selalu terisi penuh dan kipas pendingin bekerja normal untuk mencegah bahaya overheating.
  • Hindari Mengemudi Terlalu Agresif: Memutar mesin hingga batas redline secara terus-menerus akan meningkatkan suhu di sekitar batang katup secara drastis.

Kesimpulan

Sil katup (valve seal) merupakan komponen mungil yang memegang peranan sangat besar dalam mempertahankan performa mesin dan mencegah kebocoran oli ke ruang bakar. Mengenali gejala kerusakannya sejak dini—seperti munculnya asap putih saat pagi hari dan berkurangnya volume oli—dapat menyelamatkan Anda dari pembengkakan biaya perbaikan di kemudian hari.

Apakah kendaraan Anda saat ini menunjukkan salah satu gejala kerusakan di atas? Jangan tunda untuk memeriksakannya ke bengkel terpercaya sebelum masalah tersebut merembet dan merusak komponen vital lainnya seperti busi dan catalytic converter!

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan artikel ini kepada teman, keluarga, atau grup komunitas otomotif Anda. Jangan lupa juga untuk membaca artikel edukasi teknis dan tips perawatan kendaraan menarik lainnya di blog ini!

Sunday, July 15, 2018

Penjelasan Fungsi dari Camshaft (Nokn As)

July 15, 2018 0
Penjelasan Fungsi dari Camshaft (Nokn As)
Chamshaft merupakan sebuah alat yang memang telah lama ini di gunakan didalam mesin dari suatu kendaraan untuk dapat menjalankan poppet valve. Camshaft terdiri atas batangan silinder. Cam dapat membuka katup dengan menekannya, atau dengan menggunakan mekanisme bantuan yang lainnya, ketika camshaft akan berputar.

Hubungan antara perputaran yang ada pada camshaft dengan perputaran pada bagian dari poros engkol sangat penting. Karena katup mengontrol aliran masukan dari bahan bakar dan pengeluarannya, mereka harus dibuka dan juga ditutup pada saat yang tepat selama langkah piston. Untuk alasan inilah, camshaft dapat dihubungkan dengan crankshaft yang mana akan secara langsung dengan melalui mekanisme pada gear atau secara tidak langsung melalui rantai yang disebut ”rantai waktu” atau di kenal dengan timing chain.

Pada mesin dua langkah yang menggunakan sebuah camshaft, setiap valve membuka sekali untuk setiap rotasi dari crankshaft dalam mesin ini, camshaft berputar pada kecepatan yang sama dengan crankshaft.

Namun, pada mesin empat langkah yang mana pada katup-katup akan membuka setengah lebih sedikit, oleh karena itu dua putaran penuh terjadi pada bagian dari crankshaft terjadi di setiap putaran camshaft.

Gesekan luncur antara bagian depan pada cam dengan follower tergantung kepada besarnya gesekan. Untuk mengurangi aus ini, cam dan follower mempunyai permukaan yang keras, dan minyak pelumas modern mengandung bahan yang mana pada dasarnya memang sudah secara khusus mengurangi gesekan pada luncur. Lobe (daun telinga) dari camshaft biasanya meruncing, mengakibatkan follower atau pengangkat katup berputar sedikit dalam setiap tekanan, dan dapat membuat aus pada komponennya. Biasanya bagian muka dari cam dan follower dirancang untuk aus bersamaan, jadi ketika salah satu diantaranya telah aus maka pada keduanya harus diganti untuk dapat mencegah aus yang berlebihan.

Rantai Chamshaft Dan Peregangannya

Katup masuk serta pada katup buang dari kendaraan sepeda motor membuka dan juga dapat menutup sesuai dengan proses yang terjadi pada ruang bakar. Proses yang terjadi pada ruang bakar motor ditentukan dari bagian utama pada mesin yaitu piston di mana langkah piston tersebut ditentukan oleh putaran poros engkol. Sebaliknya putaran poros engkol dapat dipengaruhi oleh proses yang terjadi didalam ruang bakar. Artinya adalah ada hubungan timbal-balik antara putaran poros engkol dan juga pada proses yang terjadi dalam ruang bakar.

Agar pembukaan katup-katup sesuai dengan proses yang terjadi didalam ruang bakar maka mekanisme dari pembukaan dan juga dari penutupan katup–katup tersebut digerakkan oleh putaran poros engkol. Ada tiga macam mekanisme penggerak dari katup, yaitu dengan batang pendorong, roda gigi, dan rantai (rantai camshaft).

Seting Rantai Chamshaft

Rantai camshaft dari kendaraan sepeda motor harus dipasang dengan tegangan yang cukup. Rantai camshaft yang terlalu tegang akan dapat menimbulkan bunyi yang mana biasanya seperti mendesing terutama pada putaran tinggi sedangkan rantai dari camshaft yang terlalu kendor akan menimbulkan suara berisik. Untuk dapat menyetelnya harus diperhatikan terlebih dahulu mekanisme penyetelannya. Cara penyetelan dari rantai camshaft untuk setiap kendaraan sepeda motor tidak sama.

Jika kekencangan rantai tersebut di nyatakan berubah-ubah, maka akan berpengaruh pada putaran mesin, valve timing atau sewaktu saat pengapian akan dapat berubah-ubah pula. Untuk menghasilkan setelan rantai yang standar, ada 3 tipe penyetelan rantai:
  • Tipe penyetelan manual

Pada tipe ini memerlukan penyetelan kekencangan dengan secara berkala.
Cara penyetelannya adalah dengan menekan batang penekannya
  • Tipe penyetelan otomatis

Jika rantai mengalami kekendoran, maka secara otomatis pada bagian dari batang penekan akan dapat menekan chain guide (karet), karena adanya per penekan. Karet akan melengkung, dan akan menekan rantai sehingga rantai mengalami ketegangan. Dan selanjutnya batang penekan yang berbentuk rachet bergerak searah dan tidak dapat kembali
  • Tipe semi otomatis

Ketegangan pada rantai secara otomatis menyetel sendiri, jika baut pengunci dilepas, maka pada batang penekan akan masuk kedalam karena tekanan per.

Demikian yang dapat kami simpulkan terkait dengan Camshaft atau Nok, semoga informasi ini dapat membantu kalian semua.

Sunday, April 15, 2018

Cara Sederhana dalam Merawat Sistem Pengereman pada Kendaraan

April 15, 2018 0
Cara Sederhana dalam Merawat Sistem Pengereman pada Kendaraan
Salah satu dari mekanisme yang penting didalam keselamatan berkendara ialah sistem pengereman. Tidak saja dapat berfungsi untuk dapat menjaga keamanan pengendara tapi juga orang yang berada di sekitar jalan.
Rem merupakan sebuah perangkat mekanis dan juga menjadi sebuah komponen yang cukup vital, maka juga dibutuhkan yang namanya sebuah perawatan secara teratur dan juga secara berkala. Pendeteksian setiap hari juga dapat sekali membantu untuk mengurangi risiko kecelakaan yang disebabkan hilangnya kinerja rem.

Apalagi yang memang sudah sering melalui kepadatan dalam berlalu lintas, intensitas penggunaannya pun tentu jauh meningkat.
Dengan kata lain, dalam sebuah perawatan dan juga pemeriksaan secara periodik serta perhatian dalam bentuk sederhana juga bisa dilakukan setiap hari. Berikut tips sederhananya.
  • Untuk mobil yang memang keluaran terbaru standardnya sudah dilengkapi dengan indikator tingkat kewajaran oli atau minyak rem. Akan tetapi, efek dari sistem pengereman bisa dilakukan pengetesan secara manual. Caranya, adalah dengan tinggal ambil jarak beberapa meter, baik maju atau mundur dan kemudian kalian dapat langsung injak pedal rem. Jika sudah meyakinkan, maka kalian semua sudah bisa langsung tancap gas.
  • Guna dalam menjaga kinerja dari pengereman tetap yang optimal, ada baiknya saat mencuci mobil pilihlah tempat pencucian yang memang sudah profesional. Biasanya, pada tempat-tempat tersebut lebih detail saat melakukan pencucian kendaraan di bagian dalamnya, seperti pelek, cakram, dan juga pada dudukan brake pad. Jika cakram dan brake selalu bersih dari kotoran atau tanah, maka kinerja dalam pengereman pun otomatis akan dapat terjaga dengan baik.
  • Untuk komponen Break Pad dapat Dianjurkan per 10.000 kilometer dilakukan pengecekan maupun melihat kebersihan bagian dalamnya. Untuk hal ini, bisa dapat membawa ke bengkel profesional atau ke bengkel yang resmi untuk layanan pembersihan debu atau kotoran, termasuk juga di kanvas, tromol, dan juga cakram. Jika debu atau kotoran tanah jarang dibersihkan akan dapat menimbulkan efek gores di piringan atau pada brake pad.
  • Untuk sistem pengereman yang menggunakan hidrolik,  pemeriksaan rutin dianjurkan minimal pada setiap kendaraan sudah menempuh jarak 40.000 kilometer.
  • Pada proses penggantian komponen. kalian semua bisa mengetahui indikasinya saat berkendara, yakni jika saat pengereman timbul akan ada getaran yang lebih dari biasanya saat mengerem.

Juga, adanya penekanan pada pedal rem lebih dalam dari biasanya serta muncul bunyi berdecit saat menginjak rem. Dimana ketika semua faktor tersebut memang sudah muncul, maka sudah saatnya untuk kalian dapat melakukan pergantian komponen seperti pada master, kanvas, atau break pad.

Sistem pengereman sendiri juga sekarang sudah terbagi dua, yakni Non ABS dan sudah dilengkapi fitur ABS (sistem rem anti terkunci).

ABS merupakan sebuah teknologi rem yang dapat mampu menghindari terkuncinya rem pada saat dilakukan pengereman sekaligus. Sedangkan non ABS sebaliknya dari ABS.

Untuk sistem rem yang non ABS, dianjurkan untuk melakukan pengereman secara bertahap atau dikocok terlebih dahulu dalam kondisi kendaraan cepat, agar tidak terjadi yang namanya overheat saat melakukan pegereman. Karena, jika rem tersebut sampai terkunci maka efeknya kendaraan tidak bisa dikendalikan, di mana saat setir dibelokkan ke kiri mobil malah akan langsung ke arah kanan dan sebaliknya.

Demikian yang dapat kami sampaikan untuk kalian semua. Semoga informasi yang kami sampaikan ini dapat bermanfaat untuk kalian semua.

Mesin Macet Mungkin Ini Penyebabnya, 'OLI'

April 15, 2018 0
Mesin Macet Mungkin Ini Penyebabnya, 'OLI'
Dalam kondisi dijalanan yang terdapat pada kota-kota besar yang ada di Negara Indonesia semakin hari semakin memenuhi dan juga semakin padat. Dengan demikian, secara pandang di dalam yang namanya perawatan mobil khususnya dalam pergantian tentu menjadi cukup beragam dan berbeda. Jika memang sebelumnya lebih dikenal dengan aturan masa pergantian oli dengan jarak tempuh, maka kini sudah tidak lagi berlaku.
Maksudnya adalah oli yang mana sudah di haruskan dan diganti pada jangka waktu sekitar 10 ribu kilometer, tapi karena macet dengan keadaan mesin terus jalan tentu hal itu perlu sekali diperhatikan, karena bila kalian lihat dari jarak tempuhnya yang kurang dari 10 ribu kilometer, tapi karena macet dan juga mesin tetap berjalan. Artinya, mesin bekerja itu bisa lebih dari pada 10 ribu kilometer. 

Makanya jangan suka namanya mengirit oli mesin, hal ini karena di dalam kota-kota yang punya lalu lintas macet, kinerja dalam mesin bisa lebih jauh dari jarak tempuh yang terlihat dari roda.
Jadi lebih baik kalian rajin ganti oli kendaraan kalian, ketimbang mau irit tapi nanti risikonya bisa menyebabkan kerusakan yang akan terjadi pada mesinnya.

Dalam satu tahun jika memang biasanya orang-orang mengganti oli sebanyak dua kali, maka sebaiknya ganti oli tiga kali dalam setahun. Berarti didalam empat bulan sekali ganti oli, agar mesinnya bisa lebih stabil.

Demikian yang dapat kami sampaikan untuk kalian semoga informasi yang kami sampaikan ini dapat bermanfaat untuk kalian semua. 

Thursday, April 12, 2018

Cara Mengetahui File Yang Telah Di Unduh pada Perangkat Android

April 12, 2018 0
Cara Mengetahui File Yang Telah Di Unduh pada Perangkat Android
Walaupun terdengar begitu sederhana, dan tidak semua orang dapat menemukan file yang telah mereka unduh, terutama bagi mereka para pengguna awal.

Lalu, apa yang dimaksud dengan yang namanya file unduhan? File tersebut ialah berupa sebuah file yang mana telah kalian unduh dari peramban. Akan tetapi, jika file tersebut berbeda dengan sebuah file yang Kalian unduh dari aplikasi, seperti WhatsApp. 
Dalam menemukan folder tempat penyimpanan file dari unduhan sangat mudah. Memang, tampilan dari handphone Android cukup beragam. Akan tetapi, pada dasarnya, hal yang memang harus Kalian lakukan tetap sama. Inilah cara mencari file yang telah Kalian unduh. 

1. Cari aplikasi File atau File Manager

Karena manufaktur pada ponsel Android bebas untuk membuat interface atau tampilan untuk ponselnya, terkadang, nama dari sebuah aplikasi berbeda pula. Biasanya, untuk dapat mengakses konten pada ponsel, Kalian bisa menemukanya dalam aplikasi bernama File atau File Manager. 

2. Masuk ke folder Download

Di sini, Kalian semua akan menemukan semua file yang telah Kalian unduh. 

Pada ponsel yang menggunakan yang menggunakan Android versi Marshmallow, Kalian bisa menemukan folder Download pada bagian Settings > Storage & USB > Explore > Download. 

Inilah Alasan Kenapa Oli Tiap Bulan Harus Di Ganti

April 12, 2018 0
Inilah Alasan Kenapa Oli Tiap Bulan Harus Di Ganti
Para produsen pelumas untuk kendaraan, Datang dari MPM Lubricants menyarankan bagi para pengguna kendaraan bermotor untuk dapat mengganti oli pada setiap bulannya. Hal ini akan sangat berguna untuk menjaga mesin dari kendaraan mobil atau motor kalian dalam kondisi sehat, dan performa yang baik. 
Vice President Director dari MPM Lubricants yaitu Bapak Adrian Baskoro telah mengungkapkan kalau memang banyak sekali orang yang lupa atau melalikan dalam mengganti oli kendaraan mereka. Jadi, lebih baik diganti tiap bulan saja. Hal ini juga bisa membuat kendaraan tetap sehat.

Perganti oli pada tiap bulan di tanggal 8 merupakan salah satu dari pada sebuah kampanye kita untuk dapat mengingatkan setiap orang untuk dapat ganti oli, hal ini dikarenakan mereka sering lupa. Lagipula kalau oli sudah diganti tiap bulan kendaraan akan jauh makin awet dan juga sehat.
Kenapa di haruskan setiap tanggal 8? Hal ini dikarenakan MPM Lubricants hadir pertama kali pada 8 Agustus 1988. Selain karena sebagai upaya dalam bentuk kampanye mereka, penggantian oli secara rutin juga untuk dapat mencegah kerusakan kendaraan terutama di kota besar yang sering stop and go.

Kalau sering dipakai apalagi di kota Jakarta yang memang kebanyakan stop and go, itu diharuskan tiap bulan sudah harus ganti oli. Jangan menunda apalagi tunggu sampai berwarna hitam. Cukup boros memang, tapi ini adalah suatu upaya untuk kendaraan awet.

Demikian yang dapat kami sampaikan untuk kalian semua. Semoga informasi ini dapat Membantu Kalian semua dalam menambah ilmu pengetahuan.

Wednesday, April 11, 2018

Inilah Alasan Ban Juga Bisa Ramah Terhadap Lingkungan

April 11, 2018 0
Inilah Alasan Ban Juga Bisa Ramah Terhadap Lingkungan
Earth atau Bumi memang sedang menghadapi yang namanya berupa tantangan akan pemanasan global. Oleh karena itulah, sebuah teknologi yang datang dari kendaraan saat ini dibuat agar lebih ke arah yang namanya ramah lingkungan. Ban mobil pun sudah memang dibuat untuk bisa ramah lingkungan.
Pada saat ini, produsen ban juga memang sudah menghadirkan namnya ban yang memiliki sifat akan ramah lingkungan. Mulai dari produksinya sampai dengan sewaktu penggunaan ban tersebut, yang mana telah diklaim akan jauh lebih ramah terhadap lingkungannya.

Ada ban-ban yang memang memakai label eco pada saat sekarang ini. Biasanya kalau yang datang dari Dunlop yaitu ban dengan jenis Enasave yang memang diproduksi dengan cara penghematan terhadap lingkungan. Pertama sewaktu diproduksi ban ini memakai bahan-bahan yang memang memiliki tingkat polusi yang jauh lebih rendah. 
Biasanya, pada ban yang memang jauh lebih ramah lingkungan menggunakan bahan dari karet yang datang dari alam.

Kalau menggunakan karet yang sintetis maka diambil dari minyak bumi. Kalau karetnya sintetis dibuat untuk komponen ban, maka ketika ban tersebut bergesek dengan permukaan jalan maka akan menimbulkan polusi. Didalam proses pembuatan pun akan ada juga timbulnya polusi. Oleh karena itu, dipergunakan lah yang namanya karet alam. Kemudian disebutkan juga bahan bakar fosil (sebagai sumber dari karet sintetis) akan habis.

Untuk penggunaan di mobil, ban juga akan dapat membuat mobil lebih ramah lingkungan. Ban yang biasanya ada berupa sebuah label dengan tulisan ramah lingkungan akan memiliki rolling resistance atau hambaran gulir yang jauh lebih baik.

Jika kita ambil sebuah contoh pada dua kendaraan mobil, kita taruh di sebuah bidang miring yang memang sudah sama. Dengan ban berbeda yang satu ban biasa satu lagi menggunakan ban dengan label eco tadi, lalu kita gelindingkan dengan kondisi mesin dalam keadaan off atau mati, dan rem tangan dilepas, sehingga akan dapat meluncur bebas. Mobil yang memang pakai eco tyre itu biasanya akan dapat meluncur lebih jauh dari pada mobil dengan menggunakan ban biasa.

Layaknya dengan bahan bakar yang sama, ban yang memang lebih ramah lingkungan itu bisa menghasilkan berupa jarak tempuh yang jauh lebih panjang dari ban biasa. Artinya konsumsi bahan bakar lebih hemat, polusi juga relatif lebih kecil.

Perbedannya dengan ban biasa, dan juga ban eco itu pada komponnya menggunakan silica. dengan adanya silica maka akan ada partikel karet yang jauh lebih halus. Dia bisa mengisi semua rongga-rongga permukaan yang ada di jalan. Dengan kata lain daya cengkeramnya juga terhadap jalan jauh lebih baik. Ketika kendaraan akan dihidupkan, maka pada poros roda berputar, ban juga akan langsung berputar. Maka tidak ada yang namanya jeda waktu antara mesin dijalankan dengan kendaraan bergerak. Sudah dapat dipastikan tidak akan ada bahan bakar yang akan terbakar sia-sia.

Demikian yang dapat kami sampaikan untuk kalian semua. Semoga informasi yang kami sampaikan ini dapat bermanfaat untuk kalian semua.