Hirocademy - Education For The Future: Sepedah Motor
Showing posts with label Sepedah Motor. Show all posts
Showing posts with label Sepedah Motor. Show all posts

Monday, October 5, 2026

Sil Katup (Valve Seal): Fungsi, Gejala Kerusakan, dan Cara Mengatasinya

October 05, 2026 0
Sil Katup (Valve Seal): Fungsi, Gejala Kerusakan, dan Cara Mengatasinya

Sil Katup (Valve Seal): Fungsi, Gejala Kerusakan, dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda mendapati knalpot kendaraan mengeluarkan asap putih tipis saat mesin baru dinyalakan di pagi hari? Atau mungkin Anda heran mengapa volume oli mesin mendadak sering berkurang padahal tidak terlihat ada bercak tetesan oli sama sekali di kolong kendaraan?

Kondisi ini tentu sangat mengganggu pikiran. Bayangan biaya perbaikan turun mesin (overhaul) yang mencapai jutaan rupiah seketika membuat dada terasa sesak. Banyak pemilik kendaraan langsung berpikiran buruk bahwa blok mesin mereka telah tergores atau piston kendaraan sudah jebol.

Namun, Anda tidak perlu panik terlebih dahulu. Masalah yang tampak menakutkan tersebut sering kali hanya disebabkan oleh komponen kecil seharga puluhan ribu rupiah bernama sil katup (valve seal). Mari kita bedah secara tuntas fungsi, gejala kerusakan, hingga solusi praktis merawat sil katup agar mesin kendaraan Anda tetap awet dan bertenaga.

Apa Itu Sil Katup (Valve Seal) dan Mengapa Komponen Ini Sangat Vital?

Sil katup, atau yang lebih populer dengan sebutan sil klep di kalangan mekanik, adalah komponen penyekat fleksibel yang terbuat dari bahan karet sintetis tahan panas tinggi (seperti viton atau fluororubber). Komponen ini terpasang rapi pada bagian atas valve guide di dalam kepala silinder (cylinder head).

Meski ukurannya relatif kecil dan posisinya tersembunyi di dalam jeroan mesin, peran sil katup sangat menentukan kesehatan ruang bakar. Tanpa komponen penyekat ini, oli pelumas yang bertugas melumasi mekanisme camshaft akan mengalir bebas tanpa hambatan ke bagian lain yang tidak seharusnya.

Fungsi Utama Sil Katup dalam Sistem Pembakaran

Fungsi paling mendasar dari sil katup adalah menyekat dan mencegah oli pelumas masuk ke dalam ruang bakar. Komponen ini memastikan oli tetap berada di area atas kepala silinder untuk melumasi pergerakan batang katup (valve stem).

Selain sebagai penyekat oli, sil katup juga berperan penting dalam menjaga kerapatan tekanan kompresi di dalam silinder. Kerapatan yang terjaga membuat campuran bahan bakar dan udara dapat terbakar secara sempurna tanpa terkontaminasi oleh partikel oli.

Terakhir, sil katup berfungsi membatasi jumlah oli yang melapisi batang katup agar tidak berlebihan. Pelumasan dalam jumlah yang presisi diperlukan agar batang katup dapat bergerak naik-turun dengan lancar tanpa timbul gesekan berlebih.

Gejala dan Ciri-Ciri Sil Katup Mengalami Kerusakan

Mengingat posisinya yang tertutup rapat di dalam kepala silinder, Anda tidak bisa mengecek kondisi fisik sil katup secara langsung tanpa membongkar mesin. Namun, kendaraan biasanya akan memberikan beberapa sinyal khas saat sil klep mulai aus atau getas.

1. Knalpot Mengeluarkan Asap Putih Saat Mesin Cold Start

Ciri paling umum dari kerusakan sil katup adalah munculnya asap putih kebiruan dari ujung knalpot saat mesin pertama kali dinyalakan di pagi hari (cold start).

Hal ini terjadi karena saat mesin dimatikan semalaman, sisa oli yang berada di kepala silinder merembes perlahan melewati sil katup yang sudah melar dan menumpuk di atas piringan katup.

Ketika mesin dihidupkan, oli yang menumpuk tersebut seketika ikut terbakar bersama campuran bahan bakar. Uniknya, asap putih ini biasanya akan menghilang dengan sendirinya setelah mesin beroperasi beberapa menit dan mencapai suhu kerja optimal.

2. Volume Oli Mesin Berkurang Secara Signifikan

Apakah Anda sering mendapati indikator dipstick oli berada di bawah batas minimum padahal tidak ada kebocoran fisik di luar mesin? Ini adalah indikasi kuat bahwa oli mesin Anda ikut terbakar di dalam ruang pembakaran.

Sil katup yang sudah mengeras tidak mampu lagi menyapu sisa oli pada batang katup secara maksimal. Akibatnya, oli ikut terhisap masuk saat piston melakukan langkah hisap (intake stroke).

3. Ujung Busi Cepat Kotor dan Berkerak Oli

Ciri kerusakan berikutnya dapat Anda ketahui saat membuka dan memeriksa kondisi busi kendaraan. Busi yang terus-menerus terpapar lelehan oli terbakar akan menunjukkan penumpukan kerak karbon hitam yang pekat dan basah di area elektroda.

Penumpukan kerak oli ini dapat mengganggu percikan api yang dihasilkan oleh busi. Dampaknya, pengapian kendaraan menjadi tidak stabil, mesin terasa pincang, dan sering mengalami misfire saat pedal gas dihentak.

4. Performa Mesin Menurun dan Bensin Lebih Boros

Ketika oli masuk dan ikut terbakar di dalam ruang bakar, kualitas proses pembakaran akan merosot tajam. Campuran udara dan bahan bakar menjadi tidak ideal karena terkontaminasi oleh senyawa oli mesin.

Penurunan kualitas pembakaran ini berujung pada merosotnya tenaga mesin atau yang sering disebut dengan istilah mesin ngempos. Untuk mempertahankan kecepatan, Anda secara tidak sadar akan menekan pedal gas lebih dalam yang akhirnya membuat konsumsi BBM menjadi jauh lebih boros.

Penyebab Utama Sil Katup Cepat Aus dan Mengeras

Memahami faktor pemicu kerusakan sil katup sangat penting agar Anda dapat melakukan langkah pencegahan sedini mungkin. Berikut adalah beberapa faktor utama yang menyebabkan sil katup cepat rusak:

Usia Pakai dan Kelelahan Material Karet

Sil katup terbuat dari bahan elastomer yang memiliki batas usia pemakaian tertentu. Seiring berjalannya waktu dan tingginya jam kerja mesin, fleksibilitas karet akan menurun hingga akhirnya berubah menjadi kaku, keras, dan retak-retak.

Paparan Suhu Panas Ekstrem (Overheating)

Suhu panas yang berlebihan merupakan musuh utama bagi seluruh komponen berbahan dasar karet. Jika mesin kendaraan Anda pernah mengalami overheating akibat gangguan pada sistem radiator, sil katup biasanya menjadi salah satu komponen pertama yang mengeras dan rusak.

Penggunaan Oli yang Tidak Sesuai dan Jarang Diganti

Oli mesin yang sudah terlewat masa pakainya mengandung banyak endapan kotoran dan senyawa asam sisa pembakaran. Zat asam ini dapat mengikis lapisan karet sil katup dan mempercepat proses pengerasan material.

Perbandingan Kerusakan: Sil Katup vs. Ring Piston

Banyak pemilik kendaraan terkecoh dan sulit membedakan antara gejala sil katup yang rusak dengan kerusakan pada ring piston. Padahal, dampak dan estimasi biaya perbaikan kedua komponen ini sangat jauh berbeda.

Berikut adalah tabel perbandingan untuk membantu Anda menganalisis gejala kerusakan kendaraan secara akurat:

Parameter Perbandingan Kerusakan Sil Katup (Valve Seal) Kerusakan Ring Piston
Kemunculan Asap Putih Dominan saat cold start (pagi hari), berkurang saat mesin panas Keluar terus-menerus dari knalpot, makin tebal saat rpm tinggi
Tekanan Kompresi Cenderung tetap stabil atau hanya turun sedikit Tekanan kompresi drop drastis pada silinder yang bermasalah
Karakter Asap Knalpot Asap tipis kebiruan dengan bau oli tipis Asap putih tebal dengan bau oli terbakar yang sangat menyengat
Tingkat Kesulitan Perbaikan Sedang (dapat dikerjakan tanpa bongkar blok bawah) Tinggi (harus pembongkaran mesin secara menyeluruh)
Estimasi Biaya Perbaikan Lebih terjangkau dan hemat waktu pengerjaan Lebih mahal karena butuh penggantian banyak komponen internal

Cara Mengatasi dan Biaya Penggantian Sil Katup

Jika kendaraan Anda positif mengalami gejala kerusakan pada sil katup, langkah perbaikan harus segera dilakukan agar oli tidak terus-menerus mencemari ruang bakar.

Metode Penggantian Sil Katup di Bengkel

Secara umum, terdapat dua cara yang biasa dilakukan oleh mekanik untuk mengganti sil katup yang rusak:

  • Metode Pelepasan Kepala Silinder (Cylinder Head Off): Kepala silinder dilepas sepenuhnya dari blok mesin. Metode ini memungkinkan mekanik untuk mengganti sil katup, membersihkan kerak karbon, serta melakukan skir klep agar dudukan katup kembali rapat.
  • Metode Tanpa Lepas Kepala Silinder (On-Engine Replacement): Menggunakan alat penekan per katup khusus (valve spring compressor) langsung di atas mesin. Cara ini jauh lebih praktis, cepat, dan menekan biaya pengerjaan.

Estimasi Biaya Perbaikan

Harga suku cadang sil katup sebenarnya tergolong sangat murah, yaitu berkisar antara Rp15.000 hingga Rp60.000 per buah tergantung dari merek dan tipe kendaraan. Namun, biaya keseluruhan akan didominasi oleh ongkos jasa bongkar pasang mekanik.

Untuk kendaraan sepeda motor, total biaya penggantian sil katup biasanya berkisar antara Rp150.000 hingga Rp350.000. Sedangkan untuk mobil, estimasi total biaya jasa dan suku cadang berkisar antara Rp800.000 hingga Rp2.500.000 tergantung pada jumlah katup dan tingkat kerumitan mesin.

Tips Efektif Merawat Sil Katup Agar Awet dan Tahan Lama

Mencegah kerusakan tentu jauh lebih bijak dan hemat dibanding harus melakukan perbaikan di bengkel. Anda dapat memperpanjang masa pakai sil katup dengan menerapkan beberapa langkah perawatan berikut:

  • Gunakan Oli Mesin Berkualitas: Selalu gunakan oli mesin dengan tingkat kekentalan (viscosity) yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan kendaraan Anda.
  • Disiplin Mengganti Oli Mesin: Gantilah oli mesin secara rutin sesuai jadwal atau jarak tempuh agar cairan pelumas bebas dari kontaminasi zat asam yang merusak karet.
  • Jaga Sistem Pendingin Mesin: Pastikan cairan coolant radiator selalu terisi penuh dan kipas pendingin bekerja normal untuk mencegah bahaya overheating.
  • Hindari Mengemudi Terlalu Agresif: Memutar mesin hingga batas redline secara terus-menerus akan meningkatkan suhu di sekitar batang katup secara drastis.

Kesimpulan

Sil katup (valve seal) merupakan komponen mungil yang memegang peranan sangat besar dalam mempertahankan performa mesin dan mencegah kebocoran oli ke ruang bakar. Mengenali gejala kerusakannya sejak dini—seperti munculnya asap putih saat pagi hari dan berkurangnya volume oli—dapat menyelamatkan Anda dari pembengkakan biaya perbaikan di kemudian hari.

Apakah kendaraan Anda saat ini menunjukkan salah satu gejala kerusakan di atas? Jangan tunda untuk memeriksakannya ke bengkel terpercaya sebelum masalah tersebut merembet dan merusak komponen vital lainnya seperti busi dan catalytic converter!

Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, bagikan artikel ini kepada teman, keluarga, atau grup komunitas otomotif Anda. Jangan lupa juga untuk membaca artikel edukasi teknis dan tips perawatan kendaraan menarik lainnya di blog ini!

Sunday, July 15, 2018

Penjelasan Fungsi dari Camshaft (Nokn As)

July 15, 2018 0
Penjelasan Fungsi dari Camshaft (Nokn As)
Chamshaft merupakan sebuah alat yang memang telah lama ini di gunakan didalam mesin dari suatu kendaraan untuk dapat menjalankan poppet valve. Camshaft terdiri atas batangan silinder. Cam dapat membuka katup dengan menekannya, atau dengan menggunakan mekanisme bantuan yang lainnya, ketika camshaft akan berputar.

Hubungan antara perputaran yang ada pada camshaft dengan perputaran pada bagian dari poros engkol sangat penting. Karena katup mengontrol aliran masukan dari bahan bakar dan pengeluarannya, mereka harus dibuka dan juga ditutup pada saat yang tepat selama langkah piston. Untuk alasan inilah, camshaft dapat dihubungkan dengan crankshaft yang mana akan secara langsung dengan melalui mekanisme pada gear atau secara tidak langsung melalui rantai yang disebut ”rantai waktu” atau di kenal dengan timing chain.

Pada mesin dua langkah yang menggunakan sebuah camshaft, setiap valve membuka sekali untuk setiap rotasi dari crankshaft dalam mesin ini, camshaft berputar pada kecepatan yang sama dengan crankshaft.

Namun, pada mesin empat langkah yang mana pada katup-katup akan membuka setengah lebih sedikit, oleh karena itu dua putaran penuh terjadi pada bagian dari crankshaft terjadi di setiap putaran camshaft.

Gesekan luncur antara bagian depan pada cam dengan follower tergantung kepada besarnya gesekan. Untuk mengurangi aus ini, cam dan follower mempunyai permukaan yang keras, dan minyak pelumas modern mengandung bahan yang mana pada dasarnya memang sudah secara khusus mengurangi gesekan pada luncur. Lobe (daun telinga) dari camshaft biasanya meruncing, mengakibatkan follower atau pengangkat katup berputar sedikit dalam setiap tekanan, dan dapat membuat aus pada komponennya. Biasanya bagian muka dari cam dan follower dirancang untuk aus bersamaan, jadi ketika salah satu diantaranya telah aus maka pada keduanya harus diganti untuk dapat mencegah aus yang berlebihan.

Rantai Chamshaft Dan Peregangannya

Katup masuk serta pada katup buang dari kendaraan sepeda motor membuka dan juga dapat menutup sesuai dengan proses yang terjadi pada ruang bakar. Proses yang terjadi pada ruang bakar motor ditentukan dari bagian utama pada mesin yaitu piston di mana langkah piston tersebut ditentukan oleh putaran poros engkol. Sebaliknya putaran poros engkol dapat dipengaruhi oleh proses yang terjadi didalam ruang bakar. Artinya adalah ada hubungan timbal-balik antara putaran poros engkol dan juga pada proses yang terjadi dalam ruang bakar.

Agar pembukaan katup-katup sesuai dengan proses yang terjadi didalam ruang bakar maka mekanisme dari pembukaan dan juga dari penutupan katup–katup tersebut digerakkan oleh putaran poros engkol. Ada tiga macam mekanisme penggerak dari katup, yaitu dengan batang pendorong, roda gigi, dan rantai (rantai camshaft).

Seting Rantai Chamshaft

Rantai camshaft dari kendaraan sepeda motor harus dipasang dengan tegangan yang cukup. Rantai camshaft yang terlalu tegang akan dapat menimbulkan bunyi yang mana biasanya seperti mendesing terutama pada putaran tinggi sedangkan rantai dari camshaft yang terlalu kendor akan menimbulkan suara berisik. Untuk dapat menyetelnya harus diperhatikan terlebih dahulu mekanisme penyetelannya. Cara penyetelan dari rantai camshaft untuk setiap kendaraan sepeda motor tidak sama.

Jika kekencangan rantai tersebut di nyatakan berubah-ubah, maka akan berpengaruh pada putaran mesin, valve timing atau sewaktu saat pengapian akan dapat berubah-ubah pula. Untuk menghasilkan setelan rantai yang standar, ada 3 tipe penyetelan rantai:
  • Tipe penyetelan manual

Pada tipe ini memerlukan penyetelan kekencangan dengan secara berkala.
Cara penyetelannya adalah dengan menekan batang penekannya
  • Tipe penyetelan otomatis

Jika rantai mengalami kekendoran, maka secara otomatis pada bagian dari batang penekan akan dapat menekan chain guide (karet), karena adanya per penekan. Karet akan melengkung, dan akan menekan rantai sehingga rantai mengalami ketegangan. Dan selanjutnya batang penekan yang berbentuk rachet bergerak searah dan tidak dapat kembali
  • Tipe semi otomatis

Ketegangan pada rantai secara otomatis menyetel sendiri, jika baut pengunci dilepas, maka pada batang penekan akan masuk kedalam karena tekanan per.

Demikian yang dapat kami simpulkan terkait dengan Camshaft atau Nok, semoga informasi ini dapat membantu kalian semua.

Sunday, April 15, 2018

Cara Sederhana dalam Merawat Sistem Pengereman pada Kendaraan

April 15, 2018 0
Cara Sederhana dalam Merawat Sistem Pengereman pada Kendaraan
Salah satu dari mekanisme yang penting didalam keselamatan berkendara ialah sistem pengereman. Tidak saja dapat berfungsi untuk dapat menjaga keamanan pengendara tapi juga orang yang berada di sekitar jalan.
Rem merupakan sebuah perangkat mekanis dan juga menjadi sebuah komponen yang cukup vital, maka juga dibutuhkan yang namanya sebuah perawatan secara teratur dan juga secara berkala. Pendeteksian setiap hari juga dapat sekali membantu untuk mengurangi risiko kecelakaan yang disebabkan hilangnya kinerja rem.

Apalagi yang memang sudah sering melalui kepadatan dalam berlalu lintas, intensitas penggunaannya pun tentu jauh meningkat.
Dengan kata lain, dalam sebuah perawatan dan juga pemeriksaan secara periodik serta perhatian dalam bentuk sederhana juga bisa dilakukan setiap hari. Berikut tips sederhananya.
  • Untuk mobil yang memang keluaran terbaru standardnya sudah dilengkapi dengan indikator tingkat kewajaran oli atau minyak rem. Akan tetapi, efek dari sistem pengereman bisa dilakukan pengetesan secara manual. Caranya, adalah dengan tinggal ambil jarak beberapa meter, baik maju atau mundur dan kemudian kalian dapat langsung injak pedal rem. Jika sudah meyakinkan, maka kalian semua sudah bisa langsung tancap gas.
  • Guna dalam menjaga kinerja dari pengereman tetap yang optimal, ada baiknya saat mencuci mobil pilihlah tempat pencucian yang memang sudah profesional. Biasanya, pada tempat-tempat tersebut lebih detail saat melakukan pencucian kendaraan di bagian dalamnya, seperti pelek, cakram, dan juga pada dudukan brake pad. Jika cakram dan brake selalu bersih dari kotoran atau tanah, maka kinerja dalam pengereman pun otomatis akan dapat terjaga dengan baik.
  • Untuk komponen Break Pad dapat Dianjurkan per 10.000 kilometer dilakukan pengecekan maupun melihat kebersihan bagian dalamnya. Untuk hal ini, bisa dapat membawa ke bengkel profesional atau ke bengkel yang resmi untuk layanan pembersihan debu atau kotoran, termasuk juga di kanvas, tromol, dan juga cakram. Jika debu atau kotoran tanah jarang dibersihkan akan dapat menimbulkan efek gores di piringan atau pada brake pad.
  • Untuk sistem pengereman yang menggunakan hidrolik,  pemeriksaan rutin dianjurkan minimal pada setiap kendaraan sudah menempuh jarak 40.000 kilometer.
  • Pada proses penggantian komponen. kalian semua bisa mengetahui indikasinya saat berkendara, yakni jika saat pengereman timbul akan ada getaran yang lebih dari biasanya saat mengerem.

Juga, adanya penekanan pada pedal rem lebih dalam dari biasanya serta muncul bunyi berdecit saat menginjak rem. Dimana ketika semua faktor tersebut memang sudah muncul, maka sudah saatnya untuk kalian dapat melakukan pergantian komponen seperti pada master, kanvas, atau break pad.

Sistem pengereman sendiri juga sekarang sudah terbagi dua, yakni Non ABS dan sudah dilengkapi fitur ABS (sistem rem anti terkunci).

ABS merupakan sebuah teknologi rem yang dapat mampu menghindari terkuncinya rem pada saat dilakukan pengereman sekaligus. Sedangkan non ABS sebaliknya dari ABS.

Untuk sistem rem yang non ABS, dianjurkan untuk melakukan pengereman secara bertahap atau dikocok terlebih dahulu dalam kondisi kendaraan cepat, agar tidak terjadi yang namanya overheat saat melakukan pegereman. Karena, jika rem tersebut sampai terkunci maka efeknya kendaraan tidak bisa dikendalikan, di mana saat setir dibelokkan ke kiri mobil malah akan langsung ke arah kanan dan sebaliknya.

Demikian yang dapat kami sampaikan untuk kalian semua. Semoga informasi yang kami sampaikan ini dapat bermanfaat untuk kalian semua.

Thursday, April 12, 2018

Inilah Alasan Kenapa Oli Tiap Bulan Harus Di Ganti

April 12, 2018 0
Inilah Alasan Kenapa Oli Tiap Bulan Harus Di Ganti
Para produsen pelumas untuk kendaraan, Datang dari MPM Lubricants menyarankan bagi para pengguna kendaraan bermotor untuk dapat mengganti oli pada setiap bulannya. Hal ini akan sangat berguna untuk menjaga mesin dari kendaraan mobil atau motor kalian dalam kondisi sehat, dan performa yang baik. 
Vice President Director dari MPM Lubricants yaitu Bapak Adrian Baskoro telah mengungkapkan kalau memang banyak sekali orang yang lupa atau melalikan dalam mengganti oli kendaraan mereka. Jadi, lebih baik diganti tiap bulan saja. Hal ini juga bisa membuat kendaraan tetap sehat.

Perganti oli pada tiap bulan di tanggal 8 merupakan salah satu dari pada sebuah kampanye kita untuk dapat mengingatkan setiap orang untuk dapat ganti oli, hal ini dikarenakan mereka sering lupa. Lagipula kalau oli sudah diganti tiap bulan kendaraan akan jauh makin awet dan juga sehat.
Kenapa di haruskan setiap tanggal 8? Hal ini dikarenakan MPM Lubricants hadir pertama kali pada 8 Agustus 1988. Selain karena sebagai upaya dalam bentuk kampanye mereka, penggantian oli secara rutin juga untuk dapat mencegah kerusakan kendaraan terutama di kota besar yang sering stop and go.

Kalau sering dipakai apalagi di kota Jakarta yang memang kebanyakan stop and go, itu diharuskan tiap bulan sudah harus ganti oli. Jangan menunda apalagi tunggu sampai berwarna hitam. Cukup boros memang, tapi ini adalah suatu upaya untuk kendaraan awet.

Demikian yang dapat kami sampaikan untuk kalian semua. Semoga informasi ini dapat Membantu Kalian semua dalam menambah ilmu pengetahuan.

Wednesday, April 11, 2018

Inilah Alasan Ban Juga Bisa Ramah Terhadap Lingkungan

April 11, 2018 0
Inilah Alasan Ban Juga Bisa Ramah Terhadap Lingkungan
Earth atau Bumi memang sedang menghadapi yang namanya berupa tantangan akan pemanasan global. Oleh karena itulah, sebuah teknologi yang datang dari kendaraan saat ini dibuat agar lebih ke arah yang namanya ramah lingkungan. Ban mobil pun sudah memang dibuat untuk bisa ramah lingkungan.
Pada saat ini, produsen ban juga memang sudah menghadirkan namnya ban yang memiliki sifat akan ramah lingkungan. Mulai dari produksinya sampai dengan sewaktu penggunaan ban tersebut, yang mana telah diklaim akan jauh lebih ramah terhadap lingkungannya.

Ada ban-ban yang memang memakai label eco pada saat sekarang ini. Biasanya kalau yang datang dari Dunlop yaitu ban dengan jenis Enasave yang memang diproduksi dengan cara penghematan terhadap lingkungan. Pertama sewaktu diproduksi ban ini memakai bahan-bahan yang memang memiliki tingkat polusi yang jauh lebih rendah. 
Biasanya, pada ban yang memang jauh lebih ramah lingkungan menggunakan bahan dari karet yang datang dari alam.

Kalau menggunakan karet yang sintetis maka diambil dari minyak bumi. Kalau karetnya sintetis dibuat untuk komponen ban, maka ketika ban tersebut bergesek dengan permukaan jalan maka akan menimbulkan polusi. Didalam proses pembuatan pun akan ada juga timbulnya polusi. Oleh karena itu, dipergunakan lah yang namanya karet alam. Kemudian disebutkan juga bahan bakar fosil (sebagai sumber dari karet sintetis) akan habis.

Untuk penggunaan di mobil, ban juga akan dapat membuat mobil lebih ramah lingkungan. Ban yang biasanya ada berupa sebuah label dengan tulisan ramah lingkungan akan memiliki rolling resistance atau hambaran gulir yang jauh lebih baik.

Jika kita ambil sebuah contoh pada dua kendaraan mobil, kita taruh di sebuah bidang miring yang memang sudah sama. Dengan ban berbeda yang satu ban biasa satu lagi menggunakan ban dengan label eco tadi, lalu kita gelindingkan dengan kondisi mesin dalam keadaan off atau mati, dan rem tangan dilepas, sehingga akan dapat meluncur bebas. Mobil yang memang pakai eco tyre itu biasanya akan dapat meluncur lebih jauh dari pada mobil dengan menggunakan ban biasa.

Layaknya dengan bahan bakar yang sama, ban yang memang lebih ramah lingkungan itu bisa menghasilkan berupa jarak tempuh yang jauh lebih panjang dari ban biasa. Artinya konsumsi bahan bakar lebih hemat, polusi juga relatif lebih kecil.

Perbedannya dengan ban biasa, dan juga ban eco itu pada komponnya menggunakan silica. dengan adanya silica maka akan ada partikel karet yang jauh lebih halus. Dia bisa mengisi semua rongga-rongga permukaan yang ada di jalan. Dengan kata lain daya cengkeramnya juga terhadap jalan jauh lebih baik. Ketika kendaraan akan dihidupkan, maka pada poros roda berputar, ban juga akan langsung berputar. Maka tidak ada yang namanya jeda waktu antara mesin dijalankan dengan kendaraan bergerak. Sudah dapat dipastikan tidak akan ada bahan bakar yang akan terbakar sia-sia.

Demikian yang dapat kami sampaikan untuk kalian semua. Semoga informasi yang kami sampaikan ini dapat bermanfaat untuk kalian semua. 

Inilah Alasan Kenapa Nitrogen Lebih Baik saat Digunakan Pada Kendaraan

April 11, 2018 0
Inilah Alasan Kenapa Nitrogen Lebih Baik saat Digunakan Pada Kendaraan
Pada Ban kendaraan bermotor memang sangat membutuhkan sekali yang namanya sebuah tekanan angin. Dimana seorang pemilik kendaraan bermotor memiliki beberapa pilihan angin yang pas buat ban kendaraannya. Ada angin pada oksigen biasa, dan juga ada pula angin yang meman dari nitrogen.
Nitrogen memang sudah sangat hal yang memang sering di bicarakan oleh publik atau masyarakt sekitar, yang katanya memang benar lebih baik untuk ban kendaraan ?

Bambang Hermanuhadi yang merupakan seorang Manager Training dari Perusahaan Dunlop Indonesia menyebutkan kalau, nitrogen lebih bagus, hal ini dikarenakan tidak mudah keluar dari karet ban yang digunakan. Berbeda dengan gas oksigen yang memang mudah keluar dari ban meski sedikit demi sedikit, makanya sering yang namanya ban kalian menjadi Gembos atau Kempes.
"Udara bebas ini sebenarnya ada nitrogennya. Tapi terdapat juga yang namanya oksigen yang terkandungnya juga. Oksigen itu pun memang punya pori-pori yang jauh lebih kecil dari pada karet ban. Jadi kalau memang kalian biarkan saja kurang lebih selama satu minggu, maka dia akan keluar, atau bocor," Ujar Bambang seorang Manager Training dari Perusahaan Dunlop.

Nitrogen yang biasa didapat dari bengkel yang ada di SPBU biasanya memiliki kadar oksigen juga, walaupun memang tidak banyak ataulebih kecil. Meski dengan kata lain, gas nitrogen tersebut lebih baik karena tak mudah keluar dari ban yang digunakan.

"Jadi tingkat kebocorannya pun akan lebih rendah. Maka dengan tingkat kebocoran lebih rendah, ban itu akan lebih terasa aman saat dipakai atau digunakan," Ujar Bambang.

Alasan kedua ialah, dengan menggunakan gas nitrogen yang ada pada ban kendaraan, maka temperatur ban juga akan tetap terjaga. Katakanlah kendaraan yang memang dipacu di kecepatan tinggi, dengan nitrogen dan temperatur ban tidak naik tinggi.

"Jadi bannya akan tetap dalam kondisi dingin. Dengan ban yang dingin, maka akan tetap selalu awet. Musuh utama ban ialah berupa panas. Kalau panas tinggi, maka pada karet akan menjadi empuk atau lunak, menjadi lebih cepat tergesek kemudian lapisan di dalam pun akan dapat terpisah, sehingga cepat rusak," Menurut Bambang.

Demikian yang dapat kami sampaikan. Semoga informasi yang kami sampaikan dapat bermanfaat untuk kalian.

Tuesday, April 10, 2018

CBR150R, V-IXION, atau GSX-S ? Ini Survei Pasar Selama 3 Bulan Terakhir

April 10, 2018 0
CBR150R, V-IXION, atau GSX-S ? Ini Survei Pasar Selama 3 Bulan Terakhir
Dengan semakin banyaknya persaingan dari motor sport class 150 cc dapat terbilang masih seru. Beberapa dari pabrikan besar sudah menawarkan motor sport dengan class 150 cc andalannya masing-masing.
Di Negara Indonesia kendaraan motor sport dengan class 150 cc sudah diramaikan dengan adanya tiga produsen motor dari Honda, Yamaha, dan juga Suzuki. Kalau datang dari Honda mereka mengandalkan CB150R StreetFire, Yamaha dengan kendaraan V-Ixion, dan juga dari Suzuki dengan GSX-Snya yaitu 150.

Bagaimana dengan persaingan dari ketiga motor ini? Dapat dilihat dari data hasil penjualan wholesales (penjualan dari pabrik ke deler) yang telah dirilis oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Pada kendaraan Honda CB150R StreetFire masih mendominasi pada pasar persaingan motor sport dengan class 150 cc, setidaknya selama tiga bulan pertama pada tahun 2018 ini.
Pada Januari, yang datang dari Honda CB150R StreetFire sudah terjual sebanyak 6.357 unit, dan bulan Februari 7.168 unit, Maret 9.114 unit. Jadi selama Total 3 bulan yaitu Januari-Maret 2018, Honda CB150R StreetFire sudah berhasil didistribusikan sebanyak 22.639 unit.

Datang dari Yamaha V-Ixion. Motor sport dengan class 150 cc dan Yamaha yang pernah menjadi motor sport yang memang paling laris di Indonesia beberapa waktu lalu harus tergeser oleh CB150R StreetFire pada periode kuartal pertama tahun 2018.

Yamaha V-Ixion di bulan Januari sudah terjual sebanyak 3.587 unit, dan pada Februari 2.508 unit, Lalu pada bulan Maret 7.166 unit. Jadi secara total penjualan V-Ixion pada periode Januari-Maret 2018 sudah tercatat sebanyak 13.261 unit.

Kalau pada Produsen Suzuki dengan model GSX-S 150. Motor sport Suzuki ini sepertinya masih sulit untuk dapat mendobrak dan dominasi CB150R StreetFire dan V-Ixion. Angka dari penjualan Suzuki GSX-S 150 masih jauh dari pada angka pada penjualan CB150R StreetFire maupun V-Ixion.

Suzuki GSX-S 150 pada Bulan Januari 2018 hanya terjual sebanyak 44 unit saja, Bulan Februari 63 unit, Dan di bulan Maret 2018, tidak ada catatan distribusi di kolom Suzuki GSX-S 150 alias nol. Secara keseluruhan jadi pada Bulan Januari-Maret 2018, Suzuki GSX-S 150 hanya terdistribusi sebanyak 107 unit.

10 Kendaraan Roda Dua Indonesia yang Laris Di Negara Lain

April 10, 2018 0
10 Kendaraan Roda Dua Indonesia yang Laris Di Negara Lain
Kendaraan Sepeda motor yang telah diproduksi di Negara Indonesia tak hanya diserap dan di pasarkan secara domestik. Pabrikan motor yang telah memproduksi sepeda motor di dalam negeri juga melakukan yang namanya ekspor motor-motornya.
Berdasarkan Data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) yang diperoleh, kendaraan ekspor sepeda motor yang datang dari Indonesia mengalami peningkatan. Telah tercatat didalam data AISI, dalam ekspor sepeda motor tiga bulan pertama pada tahun ini yaitu 2018 sebanyak 129.852 unit. Angka tersebut ternyata naik 47,1 persen dibandingkan dengan Bulan Januari-Maret 2017 yang tercatat sebanyak 88.251 unit.

Prudsen asal Yamaha menjadi penyumbang dari pengekspor sepeda motor terbanyak dari Indonesia dengan menyumbang sekitar 56,51 persen dari total ekspor motor. Kemudian diikuti dengan Produsen dari Honda, Suzuki, TVS, dan Kawasaki.

Banyak motor yang diproduksi di Negara Indonesia yang laris di luar negeri. Yamaha Nmax merupakan kendaraan yang memang menjadi motor yang paling banyak diekspor dari Indonesia. Skuter matik (skutik) bongsor andalan dari Yamaha ini telah diekspor sebanyak 27.920 unit pada Januari-Maret 2018.

Berikut ini data dari 10 motor yang paling banyak diekspor dalam periode Januari-Maret 2018.

1. Yamaha Nmax: 27.920 unit
2. Honda BeAT eSP: 20.602 unit
3. Yamaha MX King: 20.500 unit
4. Honda Vario 150: 7.728 unit
5. Yamaha R15: 5.000 unit
6. Yamaha R25: 4.600 unit
7. Yamaha XMAX: 4.160 unit
8. Suzuki Address: 4.140 unit
9. Yamaha Aerox: 4.000 unit
10. Yamaha MT-25: 3.600 unit.
Demikian Informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga Informasi ini dapat bermanfaat untuk kalian semua, para pecinta Otomotif.

Tuesday, April 3, 2018

5 Cara untuk Membuat Aki atau Baterai Tidak mudah Soak

April 03, 2018 0
5 Cara untuk Membuat Aki atau Baterai Tidak mudah Soak
Bateray atau Aki yang ada pada kendaraan mobil merupakan salah satu dari beberapa komponen yang termasuk sangat penting dalam mobil karena akan dapat menyuplai tenaga listrik untuk dapat komponen lainnya. Kondisi dari aki mobil pun sangat wajib untuk dapat rutin dicek, yang mana agar nanti dari fungsi kendaraan mobil tetap prima. Jangan sampai kalian semua memang mengabaikannya dan juga akan tiba-tiba mobil mati di jalan padahal penyebabnya ialah berupa kelalaian kalian sendiri dalam perawatan. 
Ada beberapa hal yang memang perlu diperhatikan dalam merawat aki agar tidak mudah rusak dan juga soak.
  • Perhatikan Beban pada Penggunaan Aki Mobil

Pengecekan pada beban penggunaan aki mobil ini bisa dapat dilakukan secara berkala. Tujuannya adalah jika ada sesuatu yang salah pada aki mobil ini akan dapat ditangani dengan cepat. Pengecekan aki atau baterai ini bisa dilakukan di bengkel-bengkel terdekat. 
  • Membersihkan Aki Mobil Secara Berkala

Bukan hanya pada bagian luar mobil yang memang perlu dibersihkan, aki pada kendaraan mobil juga, khususnya di bagian terminal. Terminal pada aki mobil biasanya tertutup oleh debu dan juga berupa kotoran. Hal ini memang menyebabkan hantaran listrik dari aki ke komponen mobil menjadi terhambat. Cara yang memang paling termudah untuk dapat membersihkan terminal aki mobil adalah dengan cara membersihkannya dengan sikat kawat atau sikat plastik.
  • Sering Memanaskan Mobil

Rajin dalam memanaskan mobil dapat disebut sebagai salah satu dari cara yang terbaik dalam merawat kesehatan aki mobil. Sekalipun tidak dipakai kendaraannya, mobil juga memang harus rajin dipanaskan. Mobil yang tidak pernah dipanasi akan dapat memberi dampak pada kondisi aki. Aki pada mobil akan menjadi cepat tekor dan juga soak. Oleh karena itu, biasakan untuk dapat memanaskan mesin mobil setiap hari setidaknya selama 5 hingga 10 menit.
  • Memastikan Ketersediaan Listrik di Dalam Aki Mobil

Ketersediaan akan adanya listrik yang memang terdapat di dalam aki mobil bisa dikenali dengan adanya mobil yang mulai sulit untuk dapat distarter. Jika gejala itu dialami, sebaiknya bawa mobil kalian ke bengkel untuk dicek dan bisa diisi ulang. 
  • Lepas Kabel Aki Saat Mobil Tidak Digunakan dalam Jangka Waktu Lama

Saat mobil memang tidak sedang digunakan dalam jangka waktu yang cukup panjang maka ada baiknya untuk kalian melepaskan kabel aki mobil dari terminal penghubungnya. Hal ini memiliki sebuah tujuan untuk menghindari aliran listrik yang terus menerus. Jika memang dibiarkan terus menerus maka akan memiliki sebuah akibat pada aki mobil yang menjadi tekor atau soak.

Demikian yang dapat kami sampaikan. Demoga informasi yang kami sampaikan dapat bermanfaat untuk kalian.

Friday, March 30, 2018

Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Fitur ISS ( Idling Stop System)

March 30, 2018 1
Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Fitur ISS ( Idling Stop System)
Semakin tahun maka perkembangan akan kendaraan, khususnya Sepeda Motor Matic Honda yang ada di Pasar Indonesia memang sudah benar – benar sangat baik sekali dan juga dalam hal ini bisa dilihat dan terbukti kalau dengan adanya prestasi penjualan pada Jenis Sepeda Motor Matic milik Perusahaan Astra Honda Motor (AHM) Indonesia ini yang memang benar – benar menjadi Puncaknya kendaraan. 
Hal ini tentu saja menjadi suatu Prestasi yang begitu membanggakan untuk Perusahaan Astra Honda Motor (AHM) diIndonesia, Hal ini dikarenakan ditahun sebelumnya Produk Motor Matic milik AHM (Astra Honda Motor) ini masih kalah dengan Produk Motor Matic besutan dari Yamaha, akan tetapi saat ini mereka bisa mengalahkannya dengan hanya cukup telak di masing – masing kelas motor matic. Hal ini akan dapat mungkin disebabkan, adanya Strategi Perusahaan Astra Honda Motor (AHM) yang telah menyematkan Teknologi – Teknologi yang jauh lebih Modern didalam Produk – Produk Sepeda Motor Matic Terbaru mereka.

Teknologi – Teknologi Modern dan juga Canggih yang ada didalam Produk Motor Matic milik Honda ini seperti adanya Teknologi eSP (Enhanced Smart Power), lalu Teknologi ISS (Idling Stop System), Teknologi CBS (Combi Brake System), Teknologi ABS (Answer Back System), Teknologi SSS (Side Stand Switch) dan Teknologi Modern yang memang jauh lebih Canggih lagi. Teknologi – Teknologi Modern ini memang dapat membuat Produk dari Motor Matic Honda menjadi lebih baik, dan lebih bagus serta lebih gahar sehingga dengan melihat aspek dan kelebihan dari motor matic honda ini tidak heran jika banyak sekali para Pengguna Motor di Indonesia yang banyak membeli dan menggunakan Jenis Motor Matic Honda.
  • Pengertian Teknologi ISS (Idling Stop System)

Pengertian Teknologi dari Idling Stop System (ISS) ini ialah berupa Teknologi (Sistem) didalam Motor Matic Honda yang memang dapat mematikan Mesin dari kendaraan Sepeda Motor Matic tersebut secara otomatis sewaktu kendaraan Motor Matic berhenti sejenak ataupun berhenti saat menunggu di Lampu Merah. 
  • Fungsi Teknologi ISS (Idling Stop System)

Kelebihan Teknologi Idling Stop System (ISS) ialah dapat mengurangi (menghemat) pemakaian dari konsumsi terhadap Bahan Bakar Motor (BBM) yang memang tidak perlu lagi dibuang saat kalian berhenti atau di saat kalian sedang menunggu Lampu Merah maupun saat berhenti sejenak, hal ini dikarenakan sudah tentu jika Mesin Motor masih menyala dan juga menunggu Lampu Merah maka sudah tentu aliran dari Bahan bakar akan terus berjalan. Lalu Kelebihan Teknologi ISS (Idling Stop System) yang lainnya, selain dapat menghemat yang namanya pemakaian Bahan Bakar Motor (BBM) nya ialah dapat juga menurunkan Emisi Gas Buang, Ramah Lingkungan dan kinerja Mesin lebih Efesien.

Kekurangan dengan hadirnya Teknologi Idling Stop System tersebut ialah dapat membuat Aki dari kendaraan Motor menjadi lebih Cepat Boros (Tekor). Kelemahan dengan adanya Teknologi ISS itu dikarenakan dengan hadirnya Teknologi Idling Stop System ini maka kendaraan sepedah motor akan menjadi lebih banyak melakukan Start and Stop lebih banyak sehingga, Aki akan sangat membutuhkan yang namanya waktu yang lebih lebih lama, selain itu juga untuk pemakaian dari Akinya pun akan menjadi lebih sering sehingga akan ada yang namanya Tekor atau cepat habis sehingga akan dapat Rusak jika Khualitas Aki yg dipakai tidak Bagus.
  • Cara untuk Mengaktifkan Teknologi Idling Stop System

Cara untuk dapat Mengaktifkan Teknologi Idling Stop System ini pun sangatlah sederhana dan mudah karena kalian para (Pengguna Motor Matic Honda) berteknologi Idling Stop System ini hanya kalian mengubah Posisi Button Switch ke Kondisi Idling Stop (diklik atau ditekan kebawah). Biasanya Letak Button Switch dari Teknologi Idling Stop System ini berada di sebelah Kanan Stang Motor kendaraan kalian yang memang sudah sangat berdekatan dengan Tuas Gas Motor, dan setelah kalian menekan Button Switch tersebut ke kondisi Idling Stop maka akan menyala Hijau didalam Speedometer dari kendaraan Motor Matic Berteknologi Idling Stop System ini, dan lampu hijau yang ada di Speedometer tersebut menjadi tanda bahwa Teknologi Idling Stop System sudah aktif.

Dan juga kalian perlu mengetahui bahwa didalam Syarat Agar adanya Teknologi ISS (Idling Stop System) ini dapat bekerja dengan sangat baik maka harus memenuhi Syarat – Syarat seperti ini : 
    • Button Switch Teknologi Idling Stop System sudah aktif (menyala hijau), 
    • Putaran Mesin pada motor Standar mencapai 1700 rpm +/- 100, 
    • Sepeda Motor sudah mencapai kecepatan minimal 10 Km/Jam, 
    • Temperatur Mesin telah melebihi 60 Derajat Celcius, 
    • Posisi Handle Gas dalam posisi yang sudah tertutup penuh dan juga kendaraan dari Motor dalam kondisi yang telah berhenti setidaknya berhenti minimal selama 3 detik karena jika sudah berhenti maka Lampu dari Indikator akan secara otomatis berkedip dan mesin juga akan secara otomatis akan mati sendiri.
Demikian yang dapat kami sampaikan,semoga informasi ini dapat bermanfaat dan berguna untuk kalian semua.

Thursday, March 29, 2018

Pengertian, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan Teknologi CBS (Combi Break System)

March 29, 2018 0
Pengertian, Fungsi, Kelebihan dan Kekurangan Teknologi CBS (Combi Break System)
Teknologi CBS merupakan sebuah pertanyaan yang memang sering kali ditanyakan oleh sebagian besar para konsumen atau pengguna Sepeda Motor Matic Honda yang ada di Indonesia, dalam hal ini dikarenakan Jenis Motor Matic dari AHM yang terbaru yang saat ini dapat dikatakan sebagai kalau Rajanya Motor Matic yang ada di Pasar Indonesia itu, seperti Honda Beat, Honda Vario CW 110 Fi, Honda Vario 125 eSP dan Honda Vario 150 eSP dan sudah menggunakan Teknologi CBS (Combi Brake System) serta Teknologi ISS (Idling Stop System), hanya saja kebanyakan dari para Pengguna Motor Matic Honda tidak begitu mengenal dan memahami betul mengenai Kedua Teknologi Motor tersebut.
Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini kami akan memberikan sebuah ulasan yang lebih detail lagi tentang Teknologi Motor CBS (Combi Brake System) yang ada pada kendaraan Motor Matic AHM (Astra Honda Motor). Pengertian Teknologi CBS (Combi Brake System) ini adalah Teknologi Sistem Pengereman yang ada didalam Jenis Motor Matic Honda terbaru dengan menggabungkan antara rem depan dan juga rem belakang.
Cara Kerja dari Teknologi CBS (Combi Brake System) ini pun sangat mudah sekali karena kalian sebagai Pengguna Sepeda Motor Matic Honda yang memang sudah ada berupa Teknologi CBS, tinggal menekan Tuas Rem yang ada diTangan saja. Motor sebelah kiri maka Rem Depan dan Rem Belakang Motor tersebut akan secara otomatis dapat berfungsi secara bersamaan. Oleh karena itu dengan adanya sebuah Teknologi Combi Brake System (CBS) ini maka kalian akan dapat melakukan pengereman didalam Sepeda Motor Matic dengan jarak yang memang lebih relatif pendek dan seimbang diantara Rem Depan dan juga Rem Belakang sehingga dapat disimpulkan akan dapat memberikan sistem pengeraman yang lebih aman bagi para penggunannya.

  • Fungsi Teknologi CBS (Combi Brake System)

Untuk Fungsi Teknologi Combi Brake System (CBS) yang ada pada Sepeda Motor Matic milik dari Astra Honda Motor (AHM) Indonesia ini sangatlah penting sekali karena berfungsi untuk dapat memberikan pengereman dengan tingkat keamanan yang lebih baik dari sebelumnya. Memang pada dasarnya semua dari Fungsi Rem Motor dapat digunakan untuk memperlambat dan juga dapat menghentikan laju Sepeda Motor secara bertahap sampai dengan kecapatan yaitu O KM/Jam. Akan tetapi, dengan hadirnya Teknologi Rem CBS (Combi Brake System) ini dapat memberikan Pengereman Motor secara lebih optimal lagi dan lebih aman lagi pada Rem Depan dan Rem Belakang Motor.

  • Kelebihan Teknologi CBS (Combi Brake System)

Kemudian didalam Kelebihan dari Teknologi Combi Brake System (CBS) pada Jenis Motor Matic Honda ini antara lain akan dapat memberikan khualitas berupa Pengereman pada Rem Depan dan Rem Belakang Motor yang lebih aman, dan juga Pengereman yang ada pada Sepeda Motor Matic Honda ketika dalam kecepatan tinggi masih bisa Stabil, Tekanan yang ada didalam Pedal Rem bisa dimaksimalkan, dan Keunggulan Teknologi lain dari CBS (Combi Brake System) pada Sepeda Motor Matic Honda ini selanjutnya adalah, sangat mudah digunakan, dengan demikian semua Pengguna Sepeda Motor Matic pun sudah pasti bisa memakai dan juga menggunakannya secara lebih aman dan nyaman.

  • Kekurangan Teknologi CBS (Combi Brake System)

Kekurangan Teknologi Combi Brake System yang ada pada Sepeda Motor Matic buatan Perusahaan Astra Honda Motor (AHM) Indonesia ialah bisa membuat kampas Rem Depan Sepeda Motor Matic Honda lebih cepat aus, hal ini dikarenakan seringnya dipakai sehingga dapat dikatakan kalau menjadi lebih Boros Kampas Rem Depannya. Selain itu Kelemahan dari Teknologi CBS selain Boros Kampas Rem Depan ini ialah dapat membuat piringan disk brake menjadi cepat menipis, terkikis atau aus, selain itu Kelemahan lain juga dari Teknologi Combi Brake System selanjutnya yang perlu kalian tau merupakan kurang maksimalnya pengeraman CBS ini jika digunakan di jalanan yg licin karena hujan.

Demikian yang dapat kami share untuk kalian semua. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kalian semua.

Wednesday, March 28, 2018

Pengertian Apa Itu ACG dan Perbedaan dengan Konvensional Stater

March 28, 2018 0
Pengertian Apa Itu ACG dan Perbedaan dengan Konvensional Stater
Alternating Current Generator (ACG) merupakan sebuah alat untuk dapat menghasilkan aliran listrik dengan hasil yaitu arus bolak-balik (AC), sedangkan pada starter yaitu alat untuk dapat memulai kerja suatu alat lain atau mesin. Sehinga keduanya dapat dikombinasikan menjadi ACG starter.
Teknologi pada ACG Starteryang mana berawal dari tempat yang sudah diaplikasikan pada motor Honda yaitu PCX 125, akan tetapi kini teknologi tersebut sudah dapat kalian temukan juga pada Motor Honda dengan Versi lainnya, yaitu Vario Techno 125 ISS. Pada dasarnya, teknologi dari ACG Starter yang terdapat pada motor Honda merupakan kombinasi dari sebuah teknologi ISS (Idling Stop System).

Letak Perbedaannya, kalau untuk teknologi ISS bekerja untuk dapat mematikan mesin motor dan dapat mengurangi konsumsi BBM yang terbuang secara percuma, Akan tetapi, pada ACG Starter justru akan dapat bekerja untuk dapat merawat mesin motor karena fitur yang dimilikinya dapat mampu menyalakan mesin dengan lebih halus.

Perbedaan Dengan Starter Konvensional

Perbedaan dengan motor yang masih menggunakan stater jenis sliding-gear, system yang memang sudah cenderung konvensional dengan menggunakan dinamo motor starter sehingga dapat menimbulkan suatu hentakan suara kasar pada saat akan menghidupkan mesin kendaraan.

Pada sliding-gear jenis starter-type system yang terdapat dua buah gear berukuran kecil dan juga besar yang nantinya akan bergesekan satu sama lain untuk dapat menggerakkan piston. Gesekan tersebut akan dapat menghasilkan bunyi serupa yang biasanya Kalian akan dengar ketika akan mulai menyalakan mesin motor.

Perbedaan cara kerja Sistem Starter ACG dengan sistem Starter Konvensional :
Pada ACG starter terdapat beberapa komponen yaitu dengan adanya flywheel, magnet flywheel, dan juga kumparan (stator) seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini :
Demikian yang dapat kami sampaikan. Semoga informasi yang kami sampaikan ini dapat bermanfaat untuk kalian semua.

Tuesday, March 27, 2018

Dasar Bagian Utama Komponen Kendaraan Sepedah Motor

March 27, 2018 0
Dasar Bagian Utama Komponen Kendaraan Sepedah Motor
Bagian dari Komponen Utama yang ada pada Mesin Sepeda Motor ialah alat yang dipergunakan untuk dapat membangkitkan tenaga, maka dapat disebut sebagai penggerak utama. Sepeda motor nyatanya memang memiliki beberapa komponen utama, yang mana masing-masing dari komponen ini dapat dibagi menjadi beberapa kelompok dari mesin sepeda motor seperti yang akan kami bahas pada pembahasan berikut ini. 
Mesin dalam kendaraan yang memiliki sebuah fungsi untuk dapat merubah energi panas yang datang dari ruang pembakaran menjadi energi mekanis dalam bentuk tenaga putar. Komponen utamayang menjadi dasar motor terdiri dari beberapa komponen dan terdiri atas beberapa bagian, adalah sebaga berikut bagian rangka, serta bagian-bagian lainnya yang digabung menjadi satu agar menjadi sebuah sepeda motor. 

Masing-masing dari komponen yang ada pada dasar teknik otomotif dari sepeda motor tersebut terbagi lagi menjadi beberapa bagian atau berupa pengelompokkan kearah penggunaan, perawatan dan juga pemeliharaan yang lebih khusus. Tenaga atau daya yang diperuntukan untuk dapat menggerakkan kendaraan tersebut diperoleh dari hasil panas yang mana di dapat dari pembakaran bahan bakar. 

Jadi panas yang telah timbul karena adanya pembakaran itulah yang dapat dipergunakan untuk dapat menggerakkan kendaraan, dengan kata lain pada tekanan gas yang terbakar akan dapat menimbulkan gerakan putaran pada sumbu engkol dari mesin kendaraan. Sedangkan Kapasitas dari Mesin seperti pada artikel ini dan Pengertian Dasar Proses Kerja Motor 4T dan 2T Kapasitas mesin ditunjukkan oleh volume yang telah terbentuk pada waktu piston dapat bergerak keatas dari TMB (Titik Mati Bawah)/BDC (Bottom Dead Center) ke TMA (Titik Mati Atas)/TDC (Top Dead Center), dan dapat disebut juga sebagai volume langkah. Volume langkah dapat dihitung dalam satuan cc (cm3/cm cubic). 

Komponen utama pada mesin sepeda motor yaitu: 
  • Kepala silinder (cylinder head) 
  • Blok silinder mesin (cylinder block) 
  • Bak engkol mesin (crankcase) 
Maka, terdapat tiga bagian utama yang mana merupakan tulang punggung bagi kendaraan bermotor roda dua tersebut.

Demikian yang dapat kami sampaikan untuk kalian semua. Semoga informasi yang kami sampaikan ini dapat bermanfaat untuk kalian.

Thursday, March 22, 2018

Penjelasan Tentang Prinsip Kerja Mesin

March 22, 2018 0
Penjelasan Tentang Prinsip Kerja Mesin
Mari kita perhatian harus mengenal dan juga mengetahui tentang, bagaimana mesin bensin dapat mengubah yang namanya BBM atau bahan bakar minyak menjadi sebuah tenaga. Di dalam gambar skema mesin bensin, pada campuran udara dan juga bensin dapat dihisap oleh yang namanya Piston, atau Torak saat bergerak naik. 

Apabila campuran udara dan juga bensin terbakar dengan adanya api yang di hasilkan oleh busi yang panas sekali, maka akan dapat menghasilkan tekanan gas pembakaran yang cukup besar di dalam silinder. Tekanan gas dalam pembakaran ini akan dapat mendorong torak kebawah, yang dapat menggerakkan Piston atau Torak turun naik dengan bebas di dalam ruang silinder. Dari gerak lurus (naik turun) Piston atau Torak akan diubah menjadi gerak putar oleh poros engkol melalui batang torak atau bisa disebut sebagai Connecting Rod. Gerak putar inilah yang menghasilkan tenaga pada mobil atau mungkin kendaraan.
Posisi tertinggi yang dapat dicapai oleh torak di dalam ruang silinder disebut titik mati atas (TMA) atau boleh di kenal dengan sebutan TDC, dan pada posisi terendah yang dicapai oleh Piston atau Torak disebut titik mati bawah (TMB) atau boleh juga di kenal dengan BDC. Jarak bergeraknya torak antara TMA dan TMB disebut sebagai langkah torak (stroke).
Campuran udara dan juga bensin yang telah dihisap ke dalam ruang silinder dan gas yang telah terbakar harus keluar, dan ini harus dapat berlangsung secara tetap. Pekerjaan ini dapat dilakukan dengan adanya gerakkan yang di dapat dari torak yang turun naik di dalam silinder. Proses yang menghisap campuran udara dan juga bensin ke dalam silinder, mengkompresikan, membakarnya dan mengeluarkan gas bekas dari silinder, disebut dengan siklus.

Terdapat mesin yang dari tiap siklusnya terdiri atas dua langkah torak atau piston. Mesin ini disebut dengan mesin 2 langkah (two stroke engine). Poros engkolnya dapat berputar satu kali selama itu torak juga ternyata dapat menyelesaikan dua kali langkah. Sedangkan pada mesin lainnya, tiap siklusnya terdiri atas empat langkah torak. Mesin ini disebut dengan mesin empat langkah (four stroke engine). Poros engkol yang berputar dua kali putaran penuh selama torak menyelesaikan empat langkah dalam tiap satu siklus.

Demikian yang dapat kami sampaikan untuk kalian. Semoga informasi yang kami sampaikan ini dapat bermanfaat untuk kalian.

Tuesday, March 13, 2018

4 Hal Ketidakpastian dalam Pengukuran

March 13, 2018 0
4 Hal Ketidakpastian dalam Pengukuran
Sangat penting sekali bagi kalian semua untuk dapat mengetahui apa yang memang sebagai penyebab dan juga seberapa besar yang namanya ketidakpastian yang terdapat didalam suatu hasil dari ukur agar dapat menghindari sebanyak mungkin dari yang namanya penyebab dari ketidakpastian dan juga akan menekannya sekecil mungkin, sesuai dengan yang dapat dan juga dibenarkan sewaktu kalian lakukan. Di dalam suatu pengukuran, yang namaya kesalahan atau ketidakpastian dapat terjadi karena berbagai hal dan juga sebab, Akan tetapi, pada umumnya dapat dikelompokkan atau di kategorikan atas ketidakpastian umum (gross errors), ketidakpastian sistematik (systematic errors), ketidakpastian acak (random errors) dan ketidakpastian akibat keterbatasan kemampuan dan keterampilan pengamat.
Berikut ini pembahasannya terkait dengan Ketidakpastian dalam pengukuran.
  • Ketidakpastian umum (gross error), kebanyakan dapat disebabkan oleh yang namanya kesalahan manusia, kita ambil contoh, kesalahan dalam membaca alat ukur, penyetelan yang belum atau tidak tepat, dalam pemakaian alat ukur tidak sesuai. Dan yang namanya ketidakpastian seperti ini tidak dapat dinyatakan secara matematis dan juga tidak mungkin dihindari selama manusia tersebut terlibat, akan tetapi, dapat ditekan sekecil mungkin, misalnya dengan cara:
    • menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk, seperti dalam sikap dan juga posisi membaca yang salah, harus segera hindari;
    • tidak perlu yang namanya melakukan sesuatu yang belum dipikirkan, yang akan terjadi nantinya akan berakibat terhadap alat dan objek ukur;
    • memperhatikan dan juga mengikuti dengan saksama manual pemakaian alat ukur;
    • jangan terlalu cepat percaya dan juga bergantung hanya pada satu kali pengukuran dan satu orang pengukur saja.
  • Ketidakpastian sistematik (systematic error), penyebabnya oleh kekurangan-kekurangan alat itu sendiri, contohnya pada kerusakan atau adanya bagian-bagian yang sudah aus (disebut kesalahan-kesalahan instrumental), serta dalam keadaan lingkungan yang berpengaruh terhadap pengukuran, alat ukur dan juga atau pemakainya yang belum tepat. Kesalahan-kesalahan ini, akan terjadi jika:
    • kesalahan dalam kalibrasi;
    • kesalahan pada titik nol;
    • waktu dan juga umur pakai dari alat ukur tersebut;
    • paralaks;
  • Ketidakpastian acak (random errors), merupakan suatu kesalahan yang tidak disengaja diakibatkan oleh dan juga pada sebab-sebab yang tidak dapat segera dan tidak dapat secara langsung kalian ketahui karena adanya perubahan-perubahan sistem pengukuran terjadi secara acak, contohnya:
    • fluktuasi beda potensial listrik dan atau kuat arus listrik;
    • bising elektronik;
    • radiasi dari latar belakang;
    • getaran-getaran yang ada di sekitar atau di tempat pengukuran;
    • gerak brown.
  • Ketidakpastian akibat keterbatasan kemampuan dan keterampilan pengamat. Pada ketidakpastian ini diakibatkan pada keterbatasan kemampuan dan kejuga terampilan pengamat ini dapat disebabkan oleh:
    • keterbatasan pada kemampuan dan juga keterampilan pengamat dalam mengamati atau bereksperimen;
    • keterbatasan terhadap kemampuan dan keterampilan dalam menguasai teknologi alat ukur. Alat ukur yang sudah canggih dan mutakhir sering dianggap sebagai alat ukur yang rumit dan juga sulit digunakan, padahal anggapan tersebut belum tentu benar, bahkan mungkin dapat di katakan hal yang salah.
Demikian yang dapat kami share untuk kalian semua. Semoga informasi ini dapat membantu kalian semua dalam belajar lebih lagi.

6 istilah Penting Dalam Sebuah Pengukuran

March 13, 2018 0
6 istilah Penting Dalam Sebuah Pengukuran
Dalam membahas yang namanya ketidakpastian dalam sebuah pengukuran biasa dapat digunakan istilah-istilah pada alat ukur (instrument), ketelitian (accuracy), ketepatan (precision), kepekaan atau sensitivitas (sensitivity), resolusi, serta kesalahan (error).
Istilah-istilah tersebut diartikan dan dipahami sebagai berikut ini.
  • Alat ukur (instrument), yaitu merupakan alat yang memang digunakan untuk dapat mengukur. Pada dasarnya apa pun yang dapat digunakan sebagai alat ukur, contohnya kalian menggunakan pensil, yang mana dapat digunakan untuk mengukur panjang dari suatu meja. Akan tetapi, dalam teknik pengukuran ciri pokok dari sebuah alat ukur (instrument) ialah adanya skala untuk dapat menunjukkan hasil ukur. Skala ini terkadang dilengkapi dengan berbagai alat penunjuk, contohnya adanya jarum dan penunjuk.
  • Ketelitian (accuracy), merupakan suatu kemampuan alat ukur untuk dapat memberikan hasil ukur yang mendekati nilai yang sebenarnya.
  • Ketepatan (precision), merupakan sebuah kemampuan alat ukur untuk dapat memberikan hasil yang mendekati atau mirip satu sama lain bila dilakukan pengukuran berulang.
  • Sensitivitas (sensitivity), ioalah sebuah perbandingan antara sinyal keluaran atau tanggapan alat ukur terhadap perubahan sinyal dari masukan atau perubahan variabel yang akan diukur.
  • Resolusi (resolution), ialah perubahan yang terkecil dari masukan atau variabel yang akan diukur, yang masih dapat direspon atau dapat ditanggapi oleh alat ukur.
  • Kesalahan (error), merupakan penyimpangan hasil ukur terhadap nilai yang sebenarnya.
Demikian yang dapat kami sampaikan untuk kalian semua. Semoga dapat bermanfaat untuk kalian semua pembelajaran atau artikel yang kami share kali ini.


Monday, March 12, 2018

Perbedaan, Keunggulan dan Kerugian untuk Mesin 2 Tak dan 4 Tak

March 12, 2018 0
Perbedaan, Keunggulan dan Kerugian untuk Mesin 2 Tak dan 4 Tak
Pada mesin kendaraan, ternyata ada berbagai macam jenisnya dan karakternya. Kalu kalian melihat kendaraan sepedah motor seperti Yamaha dengan RX-King, Fiz R atau Kawasaki dengan Ninja RR. Ketiga motor ini memang sudah memiliki suara lebih nyaring dan juga knalpot motor tersebut selalu mengeluarkan asap atau ngebul.
Namun, kalau dilihat dari kendaraan dengan tipe motor matic atau motor bebek yang diproduksi pada sekarang ini suaranya akan terdengar sangat halus serta lebih ngebas. Dan juga pada asapnya ternyata jauh lebih bersih.

Dari kedua jenis motor ini memang memiliki jenis yang terlihat sangat berbeda. Kalau pada jenis motor bagian yang pertama memiliki suara yang memang nyaring dan juga akan ngebul merupakan jenis dari pada motor 2 tak. Sementara kalau untuk kendaraan yang diproduksi pada saat ini dengan asap yang sudah dapat dikatakan bersih masuk ke dalam jenis dari kendaraan 4 tak.

Perbedaan yang memang ada dari kedua jenis mesin ini ialah ? dan apa kelebihan serta kekurangan dari pada masing-masing tipe mesin ini ? Di pertemuan ini akan langsung kami coba bahas dengan Tuntas.

Perbedaan Mesin 2 Tak dan 4 Tak

Berdasarkan dari dasarnya, dua kendaraan dari jenis mesin ini memang memiliki kesamaan. Yaitu sama-sama memiliki tipe internal combustion pada engine dan menggunakan bahan bakar yang pastinya sama pula. Akan Tetapi, ternyata lebih banyak perbedaan yang kalau dibandingkan persamaannya, inilah yang akan di Bahas.

1. Perbedaan prinsip kerja

Kedua mesin ini memang memiliki prinsip kerja yang cukup berbeda. Mesin dua tak (two-stroke/4 langkah) hanya memiliki 2 langkah didalam satu siklus kerja dimana tiap langkah membutuhkan setengah dari putaran engkol. Sehingga prinsip mesin dua tak dapat menghasilkan pembakaran pada setiap putaran engkol (1 siklus = 1 putaran engkol)

Akan tetapi, kalau pada mesin 4 tak (four-stroke/4 langkah) memiliki empat langkah kerja didalam satu siklus dimana pada setiap dari langkahnya juga memerlukan dari setengah putaran engkol. Sehingga pada prinsip kerja mesin 4 tak ialah dapat menghasilkan pembakaran dalam dua kali putaran pada engkol (1 siklus = 2 putaran engkol)

2. Perbedaan tenaga output

Kalau pada mesin 2 tak akan dapat menghasilkan putaran dalam setiap kali putaran pada engkol. maka, misalnya pada mesin berputar dalam 1.000 RPM maka akan terjadi 1.000 kali pembakaran dalam satu menit.

Sementara pada mesin 4 tak, yang memang hanya dapat menghasilkan pembakaran tiap dua kali putaran engkol. Misalnya pada mesin yang berputar dalam kecepatan 1.000 RPM maka hanya terjadi 500 kali pembakaran dalam satu menitnya.

Artinya adalah jumlah pembakaran pada mesin 2 tak lebih banyak walaupun pada RPM sama. Hal itu dapat menyebabkan tenaga mesin 2 tak jauh lebih tinggi dari pada mesin 4 tak.

3. Perbedaan emisi yang dikeluarkan

Emisi merupakan suatu kandungan gas sisa dari pembakaran mesin, walaupub mesin 2 tak memiliki tenaga yang dapat dikatakan besar akan tetapi dalam perbandingannya dari tenaga outputnya tidak dua kali lebih besar dari pada pada mesin 4 tak. hal ini dikarenakan pada proses pembakaran di mesin 2 tak tidak berlangsung secara efektif.

Maka pada emisi yang dihasilkan juga masih terdapat atau mengandung bensin, ini tentu dapat memperburuk dari emisi sebuah mesin.

Namun kalau pada mesin 4 tak, karena langkahnya di kerjakan atau dijalankan secara teratur, maka atau tanpa tumpang tindih maka pada prosesnya dalam pembakaran bisa berlangsung lebih sempurna. Meski dalam jumlah pembakarannya yang tidak se-intens mesin 2 tak, akan tetapi, tenaganya masih cukup baik dan juga pada emisi yang dihasilkan pun hanya berupa CO tanpa mengandung bensin.

4. Konsumsi oli mesin

Pada mesin dua tak, kalian pasti sudah tau dan juga sudah mengenal oli samping. Oli samping ini pada dasarnya sama saja seperti jenis oli mesin lain akan tetapi, disini oli samping akan habis apabila mesin terus menerus dihidupkan. Alasannya ialah oli ini digunakan untuk melumasi pergerakan piston melewati ruang bakar. Maka yang akan terjadi ialah, oli ini berpotensi ikut terbakar didalam ruang bakar. untuk itulah, motor jenis dua tak mengeluarkan asap putih dan emisinya juga lebih buruk.

Untuk kendaraan dengan mesin 4 tak, tidak memerlukan pelumasan oli samping, hal ini dikarenakan pada pelumasan piston dan semua komponen mesin akan ditunjang oleh oli mesin yang tertampung didalam bak engkol atau crankshaft. Konstruksi pada mesin 4 tak tidak memungkinkan oli untuk dapat masuk kedalam ruang bakar. Maka secara otomatis, bisa dikatakan mesin 4 tak yang normal memiliki konsumsi oli sebesar 0 liter.

5. Konstruksi mesin

Jika dilihat dari segi konstruksinya, pada mesin 2 tak memiliki bentuk dan juga konstruksi yang sangat sederhana. Mesin ini hanya terdiri atas blok silinder, kepala silinder, piston & connecting rod, poros engkol, dan tanpa adanya katup dan timming chain.

Namun, kalau pada mesin 4 tak, akan lebih rumit, hal ini dikarenakan akan terdapat mekanisme katup yang digerakan oleh poros engkol melalui bantuan dari timming chain.

6. Konsumsi bahan bakar

Seperti yang pernah bahas pada bagian yang kedua, bahwa mesin dari dua tak akan dapat menghasilkan 1.000 kali pembakaran per menit apabila kecepatan mesin mencapai 1.000 RPM sementara pada mesin 4 tak, dengan kecepatan sama hanya dapat menghasilkan 500 pembakaran per menit.

Dapat disimpulkan kalau 2 tak jauh lebih tinggi konsumsi bahan bakar, jika di bandingkan dengan 4 tak.

7. Fluktuasi getaran mesin

Fluktuasi getaran pada mesin terjadi karena adanya ketimpangan didalam pembakaran. Pada mesin 2 tak, harusnya fluktuasi getaran sangatlah kecil, hal ini dikarenakan setiap putaran mesin akan terjadi pembakaran. Sehingga putarannya jauh lebih stabil.

Sementara kalau pada mesin 4 tak karena pembakaran terjadi tiap 2 kali putaran engkol, maka akan ada fluktuasi getaran yang besar, hal ini dikarenakan dengan adanya tidak setiap putaran engkol mendapatkan dorongan tenaga dari pembakaran.

oleh karena itu, sepeda motor 4 tak memiliki RPM mesin yang kurang stabil saat kecepatan idle (bisa dirasa dari suaranya).

Kecuali pada mesin kendaraan 4 silinder, mesin 4 silinder memiliki fluktuasi getaran yang rendah karena pembakaran masing-masing silinder akan dibuat berbeda. Pembakarannya akan terjadi disetiap langkah, dengan kata lain dalam dua putaran engkol terjadi 4 pembakaran dengan interval sama. Sehingga mesin menjadi lebih halus.

Garis Besarnya

Mesin 2 tak memiliki output yang cukup besar, dan juga boros dan emisinya juga jelek, oleh sebab itu saat ini motor 2 tak sudah tidak lagi diproduksi.

Sementara untuk kendaraan dengan mesin 4 tak bisa terus diproduksi karena mudah dikembangan, sehingga bisa terwujud mesin berdaya tinggi dengan emisi rendah serta irit.

Demikian yang dapat kami share untuk kalian semua. Semoga informasi yang kami share ini dapat bermanfaat untuk kalian semua.